Si Unyil adalah film seri televisi Indonesia produksi PPFN yang mengudara setiap hari Minggu pagi di stasiun TVRI dimulai pada tanggal 5 April 1981 sampai 1993. Si Unyil ini diciptakan oleh Suyadi.
Si Unyil telah menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari budaya populer
di Indonesia, dan banyak orang tidak dapat melupakan berbagai unsur
seri ini, mulai dari lagu temanya yang dimulai dengan kata-kata
"Hom-pim-pah alaiyum gambreng!" sampai tokoh-tokoh seperti Pak Raden dan
Pak Ogah dan kalimat seperti "Cepek dulu dong!"
Tokoh-tokohnya: Unyil, Ucrit, dan Usro, Pak Ogah, Pak Raden, Kinoy, Meilani,Tina,Bun Bun,
Pak Ableh, Cuplis, Pak Lurah, Endut, Mbok Bariah
KREATIF
Drs. Suyadi, saat itu adalah salah satu ahli animasi di Indonesia yang
jumlah keseluruhannya bisa dihitung make jari, gan. Pria kelahiran Jawa
Timur kelahiran 28 November 1932 ini adalah lulusan Departemen Senirupa
ITB. Setelah ia lulus dari situ, ia melanjutkan studi nya pada bidang
film, di Cineastes Associes and Les Films Martin Boschet, Paris tahun
1961-1964. Awal nya ia bekerja menjadi ilustrator buku, khususnya buku
anak-anak. Setelah bertahun-tahun menjadi ilustrator, Suyadi pun
berpindah dengan menggarap film-film animasi. Awalnya ia hanya membuat
film animasi untuk iklan-iklan masyarakat. Sampai akhirnya ia menyentuh
cita-cita nya, membuat film animasi untuk anak-anak dari boneka.
Kurnain Suhardiman adalah orang dibalik cerita-cerita si unyil gan.
Bapak Kurnain lahir di Surabaya 5-Agustus-1928. Ia adalah Sarjana Muda
UnPad pada fakultas hukum. Sejak kecil ia suka pada bidang tulis
menulis. Dunia film dikenalnya sekitar tahun 1956 ketika ia belajar ke
Kanada. Awalnya Kurnain bekerja sebagai guru. Dan dimasa itulah gagasan
si unyil lahir. Ia memulainya di majalah Suluh Pelajar, membuat dongeng
si Unyil dengan beberapa karikatur yang dimuat secara bersambung. Pada
1961, setelah berhenti jadi guru, ia bergerak pada bidang Film. Sebagai
Sutradara, beberapa film di hasilkan olah tangannya, salah satunya
adalah, kabut di kintamani. Pada tahun 1965, ia bertemu Suyadi untuk
membuat film animasi boneka. Sejak saat itu, Si Unyil "dibonekakan".
R.M Soebekto, pria kelahiran 3-Maret-1933 di Yogyakarta ini adalah
seorang pimpinan produksi dari serial Si Unyil. Beliau adalah ulusan
ASDRAFI (Akademi Seni Drama dan Film) yogyakarta, beliau se-angkatan
dengan Alm. Teguh Karya dan Alm. Syumanjaya. Ia juga salah satu penerima
beasiswa Cinematografi dan Dramaturugi di Moskow bersama Alm.
Syumanjaya. Tetapi karena alasan keluarga ia menolak, dan lebih memilih
Hongkong untuk melanjutkan studi film-nya. Bersama keluarganya ia
membuat grup sandiwara bernama "keluarga paman bekto", lalu ia banyak
berkecimpung di dunia film, salah satunya adalah Merapi dan
kerikil-kerikil tajam arahan Alm. Syumanjaya. Ia juga pernah beraksi
dalam film The Great Wall, sebuah film produksi Italia dengan sutradara
bernama Rasio. Anak-anak dari Soebekto adalah pengisi dari suara
karakter-karakter dalam Si Unyil
Bapak Gufron Dwipayana, adalah Penanggung jawab dari film Si Unyil dari
PPFN, gan. PPFN itu adalah Pusat Produksi Film Nasional, yang berlokasi
di Otista, Jakarta Timur. Nah, bapak Dwipayana ini nih yang
mempercayakan tim produksi Si Unyil untuk berproduksi di studio PPFN.
Prusahaan Film Negara saat itu seringkali di curigai oleh seniman
menuntut dibuatkan film propaganda. Tetapi Pak Dwipayana meyakinkan,
kalau Film Si Unyil murni hiburan untuk anak-anak. Maka, Suyadi cs
setuju, dan pak Dwipayana menyediakan studio di PPFN dan menyediakan
dana 4 juta setiap episode, dengan kamera 16mm


Tidak ada komentar:
Posting Komentar